BANJARMASIN || kalsel.journalistpolice.com – Semangat gotong royong kembali hidup di Kelurahan Teluk Tiram.
Lurah Teluk Tiram bersama 31 Ketua RT dan ratusan warga turun langsung melaksanakan aksi bersih sungai dan lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap program Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin dalam mengatasi persoalan sampah.
Setiap RT mengerahkan warganya untuk ikut kerja bakti membersihkan sungai, saluran air, serta lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan persatuan.

Lurah Teluk Tiram, Gema Rifanoor, bahkan turun langsung bersama istrinya membersihkan lingkungan. Dengan mengenakan sepatu boot, ia tampak membaur dengan warga, mengangkat dan mengisi sampah tanpa rasa sungkan, bahkan ikut masuk ke sungai bersama masyarakat.
“Gotong royong adalah jiwa dan identitas bangsa Indonesia. Dengan kebersamaan, persoalan sebesar apa pun bisa kita selesaikan bersama,” ujar Gema Rifanoor kepada awak media.
Ketua RT 20 Teluk Tiram Antasan Raden, Ibu Gusti, juga menggerakkan para pemuda, ibu-ibu, dan kaum bapak untuk ikut kerja bakti membersihkan sungai.
Menurutnya, gotong royong bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan warisan budaya bangsa yang telah hidup sejak zaman nenek moyang. Nilai kebersamaan, kepedulian, dan saling membantu menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Sejarah mencatat, budaya gotong royong telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Mulai dari membangun rumah, menggarap sawah, hingga membantu warga yang terkena musibah, semuanya dilakukan secara bersama-sama tanpa mengharapkan imbalan.
“Semangat inilah yang membuat bangsa Indonesia tetap kuat dan bersatu dalam keberagaman, sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” tambah Gema Rifanoor.
Ia menegaskan, semangat gotong royong harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman dan gaya hidup modern yang cenderung individualis. Menurutnya, budaya saling membantu harus terus diwariskan kepada generasi muda agar jati diri bangsa tidak hilang.
Dalam kegiatan tersebut, suasana semakin meriah saat Gema Rifanoor meneriakkan yel-yel, “Banjarmasin Maju Sejahtera, Teluk Tiram Bergema!” yang langsung disambut serempak oleh warga.
Di akhir kegiatan, ia menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan pemerintah kota dalam menuntaskan persoalan sampah di Banjarmasin.
“Saya seratus persen mendukung gerakan Bapak Walikota dan Wakil Walikota untuk membereskan masalah sampah. Kalau kita atasi bersama, saya yakin persoalan sampah di kota ini segera terselesaikan,” ujarnya menutup wawancara.

